Postingan

KISAH RASUL 7 (BERDOA DAN MENGAMPUNI)

  Kisah Para Rasul 7:59 - 60 , mengatakan: sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: " Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku ". Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: "Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.  Kisah Stefanus ini, sangatlah luar biasa. Stefanus seorang pelayanan Tuhan yang dipilih untuk melayani orang miskin (Pasal 6), Stefanus yang penuh iman dan Roh Kudus. menjadi kesaksian yang luar biasa, karena Stefanus menyelesaikan panggilannya sampai akhir hidupnya, walaupun mengakhiri kematiannya dengan hal yang tidak biasa, mati dilempari batu karena menceritakan injil. Sebelum kematiannya yang tragis, Stefanus berdoa, katanya Tuhan Yesus, terimalah rohku dan janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka. doa yang sederhana tapi memiliki makna yang luar biasa.  Kalimat “Terimalah rohku” dan “janganlah tanggung dosa ini kepada mereka” dalam Kisah Para Rasul 7:59–60 memiliki makna teolog...

KIS 6

 TIDAK MENGABAIKAN PELAYANAN KARENA KEKURANGAN PELAYANAN Kis 6:1-7 dengan perikop tujuh orang dipilih untuk melayani orang miskin, yang dimana murid-murid bertambah banyak dan pembagian kepada janda-janda terabaikan dalam pelayanan sehari-hari.  apa yang dilakukan rasul-rasul? mereka memanggil semua murid dan berkumpul dan mereka merasa kurang puas. Kis 6:2 mengatakan, "Berhubung dengan itu kedua belas rasul itu memanggil semua muris berkumpul dan berkata:" kami tidak merasa puas, karena kami melalaikan firman Allah untuk melayani meja". Sungguh murid-murid dan rasul-rasul sangat bertanggung jawab terhadap pelayanan yang dipercayakan dengan mereka, sampai mereka merasa tidak puas dan mengatakan melalaikan Firman Tuhan. artinya: mereka sangat bertanggung jawab dengan pelayanan yang dipercayakan dengan mereka, dan mereka ingin memberikan yang terbaik untuk Tuhan, tidak hanya setengah-setengah.  bagaimana dengan kita, apakah kita sudah memberikan yang terbaik buat TUHAN dan...

KISAH PARA RASUL 5

 TINDAKAN KITA JIKA BERASAL DARI MANUSIA AKAN LENYAP, KALAU ITU BERASAL DARI TUHAN TIDAK AKAN LENYAP. KIS 5:38,39, karena itu aku berkata kepadamu: janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap, tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu juga melawan Allah. melalui kebenaran ini mulailah kita menjadi bijaksana dan berhikmat, supaya apa yang kita kerjakan memang benar semuanya berasal dari Allah, baik dalam pelayanan, pekerjakan atau yang kita lakukan sehari-hari dalam kehidupan kita, biarlah semua keputusan yang kita lakukan semuanya berasal dari Allah dan untuk kemuliaan Tuhan. hati kita tidak termakan atau dipengaruhi si jahat, seperti di Kis 5:1-11, Ananias dan Safira hatinya dirasuki si jahat sehingga mati dengan percuma. hati yang bersih dan tulus harus benar-benar dijaga dengan baik oleh kita sebaga...

KISAH PARA RASUL 4

 Kis 4:12 Dan Keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita diselamatkan. Dari kebenaran ini kita dapat simpulkan bahwa dibawa kolong langit (dunia) ini bahwa keselamatan hanya datang dari Yesus, hanya ada di dalam Yesus. Petrus dan Yohanes berani menceritakan bukan karena omong kosong atau tidak melihat tapi mereka pernah mengikuti Yesus selama 3 tahun dan menyaksikan sendiri bahwa Yesus mati dan bangkit, maka Petrus dan Yohanes berani menceritakannya.  bagaimana dengan kita, apakah kita Yakin bahwa Yesus adalah keselamatan satu-satunya di dunia ini? atau masih ragu-ragu. Bagaimana dengan kita, apakah kita berani menceritakan kepada semua orang bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruslamat? PETRUS DAN YOHANES ORANG BIASA Kis 4:13 Ketika Sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mer...

KISAH PARA RASUL 3

 Kis 3: 6,"tetapi Petrus berkata:"Emas dan Perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, Nazaret itu, berjalanlah!" dari ayat ini kami belajar mengenai Kuasa yang luar biasa, dengan menyebutkan Demi nama Yesus Kristus berjalanlah dan kemudian dapat berjalan, padahal lumpuh atau tidak dapat berjalan dari lahir. sungguh luar biasa kuasa tersebut. tetapi hari - hari ini banyak sekali orang-orang percaya hanya menawarkan Emas, perak, dll, sebuah kemewahan dalam bentuk fisik, dan berfikir pada zaman sekarang banyak orang membutuhkan hal tersebut. Emas dan perak memang suatu kebutuhan yang diperlukan tetapi seharusnya bukan hal yang mendasar yang harus dilakukan. bahkan Petruspun melakukannya dan mengatakan Emas dan Perak tidak ada padaku tetapi apa yang kupunyai kuberikan kepadamu. harta secara materi dan financial Petrus tidak memiliki tetapi apa yang Petrus punyai diberikan seluruhnya ini lebih mahal nilainya dari emas dan pe...

MENDENGAR DAN HATINYA TERJAMAH

Dalam Kisah Para Rasul 2 disana terjadi pertobatan besar 3.000 Jiwa percaya dan memberikan diri dibaptis. apa rahasia dibalik semua ini, yaitu: Kita akan melihat terlebih dahulu dari KPR 2:37 menyatakan: Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain : "apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"  melalui ayat ini saya mendapatkan dua hal yaitu Mendengar dan hati mereka sangat terharu. MENDENGAR Saat Petrus sedang berkhotbah atau menyampaikan kebenaran Firman Tuhan pertama kali pada waktu itu, orang-orang atau bangsa-bangsa tersebut MENDENGAR setiap kebenaran Firman Tuhan , MENDENGARKAN khotbah petrus yang menceritakan tentang Yesus , dan hatinya terjamaah lalu mengalami pertobatan sehingga mereka memberi diri dibaptis.  Untuk saat ini, sudah banyak orang yang tidak mendengarkan Firman Tuhan, mendengar suara Tuhan, mendengar apa yang Tuhan mau, sehingga hati mereka tidak terjamaah oleh Firman ...

KEHADIRAN ROH KUDUS DI TENGAH-TENGAH DUNIA (KISAH PARA RASUL 1)

  Janji bapa Dan Roh Kudus Terjemahan Sederhana Indonesia (TSI):  "Waktu Yesus masih bersama mereka, Dia berpesan, 'Jangan tinggalkan Yerusalem, tetapi tunggulah di sini sampai Penolong yang sudah Aku beritahukan kepada kalian itu datang, yaitu Dia yang sudah dijanjikan oleh Bapa-Ku.' " (Kis 1:4) "Janji Bapa", iya dan amin. Saat Bapa disurga menyatakan kehendak-nya, Ia tidak akan lalai dan pasti menepati janjinya, terkhusus menghadirkan kerajaan Allah ditengah-tengah dunia ini. dalam Kis 1:4, Bapa akan memberikan penolong yaitu Roh Kudus setelah Yesus naik ke sorga, itu yang dijanjikannya dan ditepati oleh Bapa Disurga.  oleh karena itu peganglah setiap janji Bapa kepada anak-anak-Nya, maka Iya akan menepati-Nya, melakukan-nya. dan kita sebagai para duta kerajaan Allah di dunia ini, kerjakanlah bagian kita untuk menghadirkan kerajaan Allah dan Bapa disurga melakukan bagian-Nya dan menyatakan kuasanya.  "Roh Kudus"  Tetapi kamu akan menerima kuasa,...

Iman dalam Kekristenan: Dasar Hidup Orang Percaya

1. Pengantar Dalam kekristenan, iman bukan sekadar kepercayaan buta atau perasaan emosional belaka. Iman adalah dasar dan inti dari kehidupan orang percaya. Iman merupakan respon manusia terhadap pewahyuan Allah, yang memungkinkan hubungan yang hidup dan dinamis dengan-Nya. Alkitab menyebutkan dalam Ibrani 11:1 , “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.” Artinya, iman adalah fondasi dari hidup rohani dan harapan akan janji-janji Allah. 2. Pengertian Iman dalam Kekristenan Secara etimologis, kata “iman” berasal dari kata Latin fides dan Yunani pistis , yang berarti kepercayaan, keyakinan, dan kesetiaan. Dalam konteks Alkitab, iman mencakup tiga aspek utama: Pengetahuan (notitia): Mengenal kebenaran tentang Allah melalui firman-Nya. Persetujuan (assensus): Menerima bahwa apa yang diketahui itu benar. Kepercayaan (fiducia): Mengandalkan sepenuh hati kepada Allah dan hidup berdasarkan kebenaran-Nya. D...

KEHIDUPAN ORANG PERCAYA: HIDUP YANG BERAKAR, BERTUMBUH, DAN BERBUAH DALAM KRISTUS

  “Jadi, sama seperti kamu telah menerima Kristus Yesus sebagai Tuhan, demikianlah hendaknya kamu hidup di dalam Dia.” — Kolose 2:6 Pendahuluan Menjadi orang percaya bukan hanya soal kepercayaan intelektual atau ritual keagamaan. Itu adalah panggilan kepada kehidupan yang baru—hidup yang sepenuhnya ditransformasi oleh kasih karunia Allah, dan yang terus-menerus dibentuk untuk menjadi serupa dengan Kristus. Dalam dunia yang serba cepat dan penuh tekanan ini, kehidupan orang percaya menjadi kesaksian yang kontras—sebuah hidup yang bukan hanya berbeda, tetapi bermakna dan penuh harapan. 1. Hidup yang Berakar dalam Kristus Setiap orang percaya dipanggil untuk membangun dasar hidupnya di dalam Kristus. Ini bukan sekadar percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, tetapi menjadikan-Nya pusat dari setiap aspek kehidupan. Ketika akar kehidupan kita tertanam dalam kasih dan firman-Nya, kita tidak akan mudah goyah oleh badai kehidupan. Berakar berarti melekat, menyatu, dan menggantungkan hidup ...

Pemuda Kristen vs Dunia Modern: Tips Bertahan di Era Serba Cepat

Hai, Warriors of Faith! Pernah nggak sih ngerasa dunia modern ini kayak nggak cocok sama nilai-nilai Kristen? Segalanya serba bebas, hedonis, dan kadang bikin kita dilema. Tapi ingat, Tuhan memanggil kita untuk jadi beda! Kita ini "garam dan terang dunia" , bukan cuma penonton di tengah dunia yang makin gila ini. Ayat Alkitab "Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah." (Roma 12:2) Survival Kit Pemuda Kristen: Rooted in God’s Word: Luangkan waktu buat baca Alkitab. Firman Tuhan itu kayak peta GPS yang bakal nuntun kamu di dunia yang penuh jebakan. Doa Itu Kunci: Lagi bingung? Berdoa. Lagi happy? Berdoa. Jangan cuma curhat ke sosmed, curhat juga ke Tuhan. Pilih Circle yang Positif: Teman-teman kamu itu ngaruh banget ke iman kamu. Cari yang bikin kamu makin deket sama Tuhan. Be the Difference: Jangan takut tampil beda. Kasih lihat karakter Kristus lewat cara kamu...

Generasi Digital: Jadi Influencer Rohani di Era Teknologi

Halo, Generasi Z! Siapa nih yang nggak bisa lepas dari gadget? Yup, hidup di era digital bikin semuanya serba gampang, tapi juga penuh tantangan. Kita bisa akses apa aja dalam hitungan detik, tapi di sisi lain, dunia digital ini sering bikin kita lupa untuk bersinar sebagai anak Tuhan. Firman Tuhan bilang, "Kamu adalah terang dunia" (Matius 5:14). Jadi, yuk, kita pakai teknologi buat hal yang mulia! Ayat Alkitab "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga." (Matius 5:16) Tips Jadi Influencer Rohani: Bikin Konten Positif: Jangan cuma posting selfie atau makanan. Coba deh, bagikan renungan, ayat Alkitab, atau pengalaman iman kamu. Bisa banget jadi berkat buat orang lain! Jaga Ucapan: Lagi komen atau nge-tweet? Jangan jadi keyboard warrior yang cuma bikin drama. Tunjukkan kasih dan damai Kristus lewat kata-katamu. Manajemen Waktu: Jangan sampai scrolling TikTok bikin lupa ...

Mengasihi Tuhan dan Sesama: Kunci Hidup yang Penuh Makna

Halo sobat muda! ✨ Pernah nggak kamu kepikiran, apa sih arti hidup yang sebenarnya? Dunia ini ribet banget: tugas sekolah nggak ada habisnya, drama pertemanan, scroll medsos yang bikin insecure. Tapi, tahukah kamu? Ada dua hal simpel yang bisa bikin hidupmu lebih bermakna: mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama. Yesus sendiri bilang, "Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, dan segenap akal budimu... Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri" (Matius 22:37-39). Singkat, tapi powerful banget, kan? Mengasihi Tuhan: Apa dan Gimana Caranya? Mengasihi Tuhan itu lebih dari sekadar doa dan ibadah rutin. Itu soal hubungan yang tulus sama Dia. Sama kayak kamu deketin orang yang kamu suka—nggak cuma sekadar basa-basi, tapi penuh perhatian. Ngobrol Sama Tuhan (Doa) Doa itu kayak chat sama Tuhan. Nggak harus formal atau panjang, yang penting jujur. Ceritain apa aja—kegalauan, kebahagiaan, bahkan hal kecil kayak "Tuhan, makasih buat pagi yang cer...

Bagaimana Memulihkan Sakit Hati Terhadap Diri Sendiri: Perspektif Kristiani

Sakit hati terhadap diri sendiri sering kali muncul ketika kita merasa gagal, bersalah, atau mengecewakan diri sendiri. Perasaan ini bisa menjadi beban berat yang menghalangi kita untuk melangkah maju. Dalam perspektif Kristiani, memulihkan sakit hati terhadap diri sendiri membutuhkan pengenalan akan kasih Tuhan, penerimaan akan anugerah-Nya, dan keberanian untuk berdamai dengan diri sendiri. 1. Mengakui dan Menerima Keadaan Langkah pertama dalam memulihkan sakit hati adalah mengakui perasaan tersebut. Mazmur 34:18 berkata, "TUHAN itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya." Tuhan tidak mengabaikan kita saat kita merasa terluka; sebaliknya, Dia hadir untuk menguatkan kita. Mengakui perasaan sakit hati adalah langkah menuju pemulihan, karena kita membukakan pintu bagi Tuhan untuk bekerja dalam hati kita. 2. Memahami Kasih dan Pengampunan Tuhan Ketika kita merasa bersalah atau kecewa dengan diri sendiri, sering kali ki...

Saling Mengasihi Sesama: Sobat Muda, Sudahkah Kamu Melakukannya?

  Halo Sobat Muda! Apa kabar kalian hari ini? Pernah nggak sih, kamu bertanya pada diri sendiri, “Sudahkah aku menunjukkan kasih kepada orang di sekitarku?” Sebagai anak-anak Tuhan, kita dipanggil untuk saling mengasihi, bukan cuma kepada teman-teman terdekat, tapi juga kepada semua orang, bahkan mereka yang mungkin sulit untuk dikasihi. Apa Artinya Mengasihi Sesama? Mengasihi sesama bukan cuma soal kata-kata manis atau senyuman ramah, tapi lebih kepada tindakan nyata yang mencerminkan kasih Kristus. Firman Tuhan berkata: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." (Markus 12:31) Artinya, kita harus memperlakukan orang lain dengan cinta yang sama seperti kita ingin diperlakukan. Kasih itu sabar, murah hati, dan tidak egois (1 Korintus 13:4-7). Mengapa Harus Mengasihi Sesama? Karena Tuhan Mengasihi Kita Terlebih Dahulu Sobat, kasih adalah inti dari iman kita. Tuhan telah menunjukkan kasih-Nya kepada kita dengan mengutus Yesus mati di kayu salib untuk men...

Cara Pemulihan bagi Pemuda/i yang Sedang Mengalami Broken Home

Kehidupan dalam keluarga yang mengalami broken home bisa menjadi perjalanan yang penuh dengan luka, keraguan, dan rasa kehilangan. Bagi pemuda/i yang sedang menghadapi situasi ini, rasa sakitnya sering kali lebih mendalam karena mereka sedang berada pada tahap penting dalam menemukan identitas dan membangun mimpi untuk masa depan. Namun, Sobat Muda, ingatlah bahwa pemulihan itu mungkin, dan ada harapan di dalam Tuhan yang selalu menyertai kita. Apa Itu Broken Home? Broken home adalah istilah yang merujuk pada kondisi keluarga yang tidak utuh lagi, baik karena perceraian, konflik berkepanjangan, atau ketidakhadiran salah satu orang tua. Dampaknya bisa berupa: Kehilangan rasa aman. Kesulitan mengekspresikan emosi. Rasa kesepian dan ditolak. Kesulitan menjalin hubungan dengan orang lain. Namun, kondisi ini bukanlah akhir dari segalanya. Banyak anak muda yang berasal dari broken home berhasil bangkit dan menjalani kehidupan yang bermakna. Langkah-Langkah Pemulihan untuk Pemuda/...

Pengampunan di Dalam Kristus: Sobat Muda, Yuk Belajar Mengampuni!

 Sobat muda, pernah nggak sih kalian merasa sulit mengampuni seseorang? Mungkin teman yang menyakitimu, atau seseorang yang mengecewakanmu. Dalam hidup, terluka oleh orang lain itu nggak bisa dihindari, tapi yang penting adalah bagaimana kita meresponsnya. Sebagai anak muda Kristen, kita diajarkan untuk hidup sesuai teladan Kristus, termasuk dalam hal mengampuni. Apa Itu Pengampunan? Pengampunan adalah keputusan untuk melepaskan rasa sakit, amarah, atau dendam terhadap orang lain, bahkan jika mereka tidak meminta maaf. Pengampunan bukan berarti kita mengabaikan kesalahan, tetapi lebih kepada menyerahkan rasa sakit itu kepada Tuhan dan memilih untuk berdamai. Firman Tuhan dalam Efesus 4:32 berkata: "Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra, dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." Ayat ini mengingatkan kita bahwa kita bisa mengampuni karena Kristus terlebih dahulu mengampuni kita. Mengapa Kita P...

Renungan Akhir Tahun

Ayat: Mazmur 90:12 "Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana." Refleksi: Saat tahun ini berakhir, luangkan waktu untuk merenungkan perjalanan hidupmu. Apa yang telah kamu pelajari? Apa momen yang paling bermakna? Tuhan telah menyertaimu sepanjang tahun, dalam suka maupun duka. Bersyukurlah untuk setiap berkat yang diberikan-Nya, dan serahkanlah tahun yang baru ke dalam tangan-Nya. Doa: Tuhan, terima kasih atas setiap berkat dan pelajaran yang Engkau berikan sepanjang tahun ini. Ampuni kekurangan kami dan tuntunlah langkah kami di tahun yang baru. Kami percaya rencana-Mu yang terbaik akan terjadi. Dalam nama Yesus, kami berdoa. Amin.

MIMPI BESAR ALLAH DALAM PERNIKAHAN

Mimpi besar Allah di dunia ini untuk manusia salah satunya adalah pernikahan. Pernikahan merupakan hal yang Allah impikan karena dalam pernikahan ada satu keluarga yang dapat menyembah Allah dalam Roh dan kebenaran. ini merupakan salah satu mimpi Allah dalam menciptakan dunia ini, setiap keluarga menyembah Allah dalam Roh dan Kebenaran. Oleh karena itu, mimpikanlah masuk dalam pernikahan yang dalam mimpinya Allah atau rencananya Allah. bersabarlah untuk mendapatkan yang benar - benar tepat, agar rencana Allah dan Visi Allah akan tergenapi di dalam kehidupan keluarga kita. Tangkaplah Visi Allah, dan masuklah dalam mimpi besar Allah untuk setiap keluarga. Pernikahan Anda merupakan rencana Allah yang besar, agar keluarga anda memuliakan Allah dalam kehidupan sehari-hari.  Mimpi besar Allah atas pernikahan ada di dalam kejadian 1:26-28, menyatakan: "Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita   menjadikan manusia   menurut gambar   dan rupa   Kita, supaya mereka berkuasa ...

MENEMUKAN ALLAH (KEJADIAN 1:1-25)

 Dalam Kejadian 1:1-25, bagaimana proses Allah menciptakan dunia. Dunia ini diciptakan oleh Allah, oleh karena itu kita sebagai manusia harus mengetahui bagaimana proses dunia ini dijadikan oleh Allah. karena manusiapun diciptakan Allah dalam kitab kejadian, sehingga kita dapat menemukan Allah dalam dunia ini.  Kita akan melihat dari hari pertama hingga hari ketujuh apa saja yang Allah ciptakan dalam dunia ini, hari pertama bumi, kemudian langit, daratan, lautan, tumbuh-tumbuhan, binatang dan manusia. kita dapat melihat disini bagaimana Allah sangat mengasihi dunia ini dan isinya termasuk manusia. dalam penciptaan ini kita dapat menemukan Allah yang sangat mengasihi dunia ini dan isinya. Allah sangat sistematis menciptakan dunia ini dan isinya, sehingga manusia dapat menemukan Allah dalam dunia ini. karena Allah sendirilah yang menciptakan bumi dan isinya, kita sudah melihat di hari pertama penciptaan sampai akhirnya, bagaimana Allah berdaulat dalam menciptakan dunia ini. oleh...

Pengampunan Dari Allah

1 Yohanes 1:9 mengatakan, "jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan".  Banyak orang muda lupa akan kebenaran firman Tuhan ini atau mereka mempermainkan ayat kebenaran firman ini. mengapa?  Pertama, karena banyak sekali anak muda yang terjatuh ke dalam dosa akan pelanggaran mereka, sebenarnya mereka ingin bangkit tetapi mereka merasa dirinya tidak akan bisa dipulihkan, jadi mereka tetap dalam kubangannya.  kedua, kerena mereka sudah pernah baca ayat kebenaran ini, sehingga mereka memainkan ayat kebenaran ini untuk tinggal tetap dalam dosa dan jatuh bangun di dalam dosa karena ayat ini.  mari kita bahas ayat ini dari kasus pertama kemudian kasus kedua. kasus pertama, orang muda jatuh tetapi mereka merasa tidak bisa dipulihkan. Ayat ini sangatlah berharga bagi mereka. karena Allah kita adalah Allah yang setia dan Adil bagi kehidupan manusia di dunia ini, karena Yesu...